Senin, 18 Desember 2017

analisis SWOT IFAS DAN EFAS



Membuat Perusahaan dan Melakukan Analisis SWOT
DosenPengampu: Dr. Ambar Sri Lestari St. M.Pd












Tugas Ini Di Susun Dalam Rangka Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Manajemen Strategik
Program Studi Manajemen Pendidkan Islam

Oleh :

Heri Purwanto : 1501013023




FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI KENDARI
2017





RIWAYAT PERUSAHAAN
Nama Perusahaan : PT. Faza
Pemilik Perusahaan : Prof. Drs. H. Heri Purwanto, SP.d,. M.h.
Jenis Perusahaan : Mebeler
Tempat : Jl. Panjaitan Lepo-lepo Kendari
Tahun berdiri : 1996

A.      Visi dan Misi Perusahaan
1.      VISI
Membrikan pelayana kepada masyarakat dengan sebaik mungkin dengan kualitas hasil  produk yang berkualitas yang membri kepuasan kepada masyarakat.                
2.      MISI
a.       Menciptakan tenaga kerja yang ahli dan kompeten
b.      Memuaskan konsumen.
c.       Menjadi perusahan yang selalu menjaga kualitas
d.      Memberikan lapangan kerja bagi masyakat

A.    Jenis Usaha yang Dikelola
Usaha mebel yang membut berbagai perabot rumah tangga yang terbuat dari bahan kayu jati yang berkualata No 1 di Kendari, seperti perabot rumah tangga almari, kursi, meja, dan lain sebagainya. Usaha pak Heri kini semakin berkembang pesat semenjag tahun 2000 karena pak Heri telah membuka cabang perusahaannya diberbagai kota di Sulawesi Tenggara, rencana pak Heri di tahun 2020 akan membuka cabang perusahaan di luar Negeri tepatnya di Singapura, yang mana meneurut pak Heri usanya ini akan berkembang dengan baik di Singapura karena melihat peluang yang ada sangat besar.

B.       KEGIATAN PASAR DAN PEMASARAN
1.      Lingkungan Usaha
Perusahaan PT. FAZA yang bergelut di bidang mebeler ini mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di kota kendari khususnya, karena Perusahaan PT. FAZZA ini sudah menggunakan alat-alat moder menggunakan mesin semua dalam proses pembuatannya sehingga kualitasnya itu terjaga serta perusahaan yang ramah lingkungan, memngingat letak perusahaan kami ini ditengah-tengah padatnya penduduk kota kendari. Seningga perusahaan PT. FAZZA tida mengga lingkungan daktifitas masyarakat sekitar.
2.      Kondisi Pasar
Perusahaan PT. FAZZA ini mampu memberikan kepusan kepada masyakat karena bahan baku dalam proses pembuatan itu dengan menggunakan kayu jati asli no 1 sehingga akan mampu bertahan lama dan tidak di makan rayap. Meskipun banyak perusahaan serupa tapi yang ada di kota kendari tapi PT. FAZZA yang mampu memberi keyakinan dan kepuasan akan hasil produknya.
3.      Rencana Pemasara
Pemasaran perusahaan PT. FAZZA bukan hanya di kota kendari saja namun sampai di berbagai kota yang ada di Indonesia, seperti Jakata, Surabaya, Makassar. Rencana nanti pada tahun 2020 PT. FAZZA akan membuka cabang di Singapura sehingga akan semakin luas pemasaran produknya sampai keluar Negeri.
C.      ASPEK PRODUKSI
1.      Alokasi Usaha
PT. FAZZA ini terletak di tengah-tengah padatnya penduduk kota Kendari tepatnya di lepo-lepo jalan Panjaitan.
2.      Proses Produksi
1. memilih kayu jati yang sudah tua
2. proses penjemuran dilakukan 1 hari guna menjaga kualitas kayu
3. menggunakan alat mesin yang canggih
4. pelitur yang berkualitas
3.      Proses Pengerjaan
Pada umumnya proses pengerjaannya cukup lama karena demi menjaga kualitas kami bekerja dengan telit dan hati-hati. Biasanya untuk 1 lemari atau kursi mampu dikerja dalam waktu 3 hari. Mesin perusahaan PT. FAZZA bukan hanya satu tetapi memiliki 10 mesi sehingga dalam 3 hari mampu memproduk 30 unit sesuai pesanan.
D.       Analisis SWOT
Sebelum pak Heri Purwanto mendirikan perusahaannya terlebih dahulu pak Heri melakukan analisis yang berupa analisis SWOT demi suksesnya perusahaannya. Hal-hal yang dilakukan pak Heri yaitu:
1.      Strength (Kekuatan)
Kekuatan produk ini adalah :
a.       Menggunakan kayu jati no 1
b.      Kualitas terjami
c.       Harga yang terjangkau
d.      Bisa di cicil perbulan
2.      Weakness (Kelemahan)
Kelemahan dari produk ini adalah :
a.       Produknya mudah di tiru
b.      Semakin sulitnya bahan produk
c.       Tidak tahan air
d.      Produk yang berat dari kayu
3.       Opportunity (Peluang)
Peluangnya adalah :
a.       Tempat strategis
b.      Sarana prasana yang mendukung
c.       Distribusi produk luas di dalam dan luat negeri
d.      Mendapat top brand kualitas no 1
4.       Threat (ancaman)
a.       Mulai banyak perusahaan lain yang meniru produk PT. FAZZA
b.      Banyak bermunculan produk baru yang harganya lebih murah
c.       Biaya pajak kirim semakin mahal

TABEL PENGHITUNGAN SWOT (EFAS & IFAS)
No
STRENGTH
BOBOT
RATING
NILAI SKOR
1
Menggunakan kayu jati no 1
0,20
4
0,8
2
Kualitas terjami
0,25
3
0,75
3
Harga yang terjangkau
0,25
3
0,75
4
Bisa di cicil perbulan
0,10
2
0,20
Sub Total
0,8

2,5
No
WEAKNESS
BOBOT
RATING
NILAI SKOR
1
Produknya mudah di tiru
0,25
1
0,25
2
Semakin sulitnya bahan produk
0,20
1
0,20
3
Tidak tahan air
0,20
3
0,60
4
Produk yang berat dari kayu
0,15
2
0,30
Sub Total
0,8

1,35
Selisih Nilai Skor (STRENGTH – WEAKNESS)
1,15
No
OPPORTUNITY
BOBOT
RATING
NILAI SKOR
1
Tempat strategis
0,25
4
1
2
Sarana prasana yang mendukung
0,15
2
0,30
3
Distribusi produk luas di dalam dan luat negeri
0,30
3
0,90
4
Mendapat  top brand kualitas no 1

0,30
4
1,2
Sub Total
1,0

3,4
No
THREATH
BOBOT
RATING
NILAI SKOR
1
Mulai banyak perusahaan lain yang meniru produk PT. FAZZA
0,30
1
0,30
2
Banyak bermunculan produk baru yang harganya lebih murah
0,20
2
0,40
3
Biaya pajak kirim semakin mahal
0,15
3
0,45
Sub Total
0,65

1,15
Selisih Nilai Skor (Opportunity – Threath)
2,25

Analisis yang didapat pada Tabel Matrik di Atas menunjukkan nilai total skor dari masing-masing faktor dapat dirinci sebagai berikut :
Strength         : 2.5
Weakness       : 1,35
Opportunity   : 3,4
Threats           : 1,15
Maka diketahui nilai Strength di atas nilai Weakness, dengan selisih (+) 1.15 dan nilai Opportunity di atas nilai Threats dengan selisih (+) 2.25. Dari hasil identifikasi faktor-faktor tersebut maka dapat digambarkan dalam Diagram Cartesius SWOT yang dapat dilihat pada Gambar 1 dibawah ini :





Jadi dari hasil analisis tersebut maka didapatkan bahwa posisi strategi berada pada Kuadran I (positif, positif). Posisi ini menandakan sebuah “usaha” atau organisasi yang kuat dan berpeluang. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah “Progresif”, artinya usaha atau organisasi dalam kondisi prima dan mantap sehingga sangat mungkin untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal.